Banyak yang bertanya, apakah mungkin dua model AI berkolaborasi untuk menjawab satu pertanyaan?
Jawabannya: sangat mungkin, bahkan konsep ini sudah ada dalam berbagai riset dan implementasi nyata.
1. Multi-Agent System (MAS)
Dalam sistem ini, beberapa model AI (atau agent) bekerja sama sesuai perannya.
Contoh:
- Agent A: ahli logika.
- Agent B: ahli bahasa.
- Agent C: ahli data teknis.
Mereka saling bertukar informasi untuk menghasilkan jawaban yang lebih akurat.
2. Debate Model (AI Debate)
Dua model AI saling berargumen:
- Model A memberikan jawaban.
- Model B mengkritisi atau menawarkan alternatif.
- Sistem penilai (AI lain atau manusia) memilih argumen terbaik.
Pendekatan ini pernah diteliti OpenAI dalam riset AI Safety via Debate.
3. Collaborative Generation
Mirip proses co-writing, yaitu:
- AI pertama menyusun draft jawaban.
- AI kedua menyempurnakan atau mengoreksi.
- Hasil akhirnya lebih kaya dibanding hanya satu AI.
4. Pipeline AI
Model-model AI bisa disusun secara berurutan sesuai tugas:
- AI A: memahami pertanyaan.
- AI B: mencari data.
- AI C: menyusun jawaban.
Model yang digunakan pun bisa berbeda, misalnya GPT, BERT, atau bahkan rule-based system.
Contoh Implementasi Nyata
- LangChain dan AutoGPT sudah mendukung skenario multi-agent.
- Anthropic dan DeepMind melakukan eksperimen dengan sistem "AI debating".
Kesimpulan
Kolaborasi 2 (atau lebih) AI untuk menjawab pertanyaan sudah mungkin dan sedang berkembang.
Konsep ini membuka peluang besar untuk menghadirkan jawaban yang lebih akurat, mendalam, dan kaya perspektif.